Muqoddimah

Kehadiran ulama sangat dirindukan sebab mereka merupakan pionir-pionir yang akan membimbing umat pada kemaslahatan. Oleh karenanya, diperlukanlah sebuah lembaga yang memiliki komitmen yang tinggi untuk mencetak kader ulama sebagaimana yang ditunjukkan oleh Pondok Pesantren Taruna Al Quran.

Dengan sistem asrama/boarding school, para santri terkontrol dan terbimbing selama 24 jam setiap hari. Mereka dididik dan ditanamkan untuk mencintai, memahami, dan mengamalkan Al Qur’an dan As Sunnah sesuai dengan pemahaman salafus shalih. Selain itu, para santri dibina untuk menghafalkan Al Qur’an (target hafalan Al Qur’an adalah 30 Juz yang harus diselesaikan dalam waktu 3 tahun untuk putra), ditanamkan akhlakul karimah, juga secara intensif dibina agar aktif berbahasa Arab, terampil berorganisasi, menguasai komputer, berpidato, menerjemahkan naskah berbahasa Arab, memasak, dan keterampilan hidup lainnya.

Guna memudahkan seluruh elemen masyarakat mendapatkan pendidikan yang baik dan berkualitas terutama bagi kalangan yang tidak mampu, Pesantren Taruna Al Qur’an Putra menyelenggarakan pendidikan dengan gratis yang meliputi SPP, asrama, dan konsumsi. Dengan penyelenggaraan pendidikan yang gratis ini, Alhamdulillah ratusan generasi muda Islam potensial yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia namun kebetulan berasal dari kalangan tidak mampu dapat menikmati pendidikan yang baik dan siap untuk mengangkat kehidupan pribadi, keluarga, dan masyarakatnya menuju martabat yang mulia.